Conte Beri Pembelaan Terkait Strateginya Hadapi Manchester City

Berita Bola, Conte Beri Pembelaan Terkait Strateginya Hadapi Manchester City

Bertandang ke markas Manchester City dalam lanjutan pekan ke-29 Liga Inggris 2017-2018 Chelsea harus merasakan kecewa lantaran kalah dengan skor tipis 0-1. Karena kekalahan tersebut, Pelatih Chelsea, Antonio Conte pun menjadi sasaran empuk untuk disalahkan karena dinilai menerapkan formasi yang salah.

Conte dinilai menerapkan strategi yang konyol. Pasalnya, pelatih berkebangsaan Italia itu lebih memilih menggunakan Eden Hazard sebagai False 9, ketimbang menurunkan striker Chelsea yang sebenarnya, Alvaro Morata atau Olivier Giroud, dari awal laga. Conte disalahkan oleh sejumlah pihak karena strateginya itu tidak berhasil.

Tak ingin menjadi bulan-bulanan banyak pihak, Conte pun menjelaskan maksudnya menggunakan strategi tersebut. Menurutnya, untuk bisa menghadapi tim seperti Man City yang memiliki daya gedor luar biasa, timnya harus bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk mencuri gol.

Pasalnya, bila sejak awal Chelsea juga bermain ngotot menyerang, Conte khawatir timnya akan kebobolan banyak seperti yang terjadi pada Arsenal, kalah 0-3 dari Man City. Namun sialnya, ketika Chelsea sudah bisa membaca pergerakan pemain Man City, mereka justru kebobolan pada 30 detik pertama saat babak kedua baru dimulai. Para pemain Chelsea kemungkinan belum berkonsentrasi penuh saat itu, sehingga tak sigap mengawal pergerakan lawan.

[ Baca Juga – Balotelli: Saya Suka dengan Juventus dan Napoli ]

“Ketika Anda bertanding melawan City, Anda harus menggunakan kepala Anda, jika tidak Anda akan kalah dengan cara yang buruk. Kami mencoba untuk tidak memberikan ruang dan untuk sepanjang pertandingan itu bagus. Kebobolan di 30 detik saat babak kedua baru dimulai adalah hal yang disayangkan,” ucap Conte, seperti dilansir Kamus Judi.

Selain masalah penerapan Starting XI, Conte juga disalahkan karena disebut terlalu lama dalam melakukan pergantian pemain. Mantan pelatih Juventus itu baru melakukan pergantian pemain pertamanya di menit ke-78, di mana Olivier Giroud menggantikan Willian Borges. Hal tersebut dinilai sudah terlalu telat untuk mengubah keadaan.

“Saya mencoba melakukan sesuatu dengan pergantian pemain. Namun pastinya, ketika kami memutuskan untuk bermain dengan Pedro, Hazard, dan Willian terdapat kesulitan untuk membuat para pemain mengubah permainan. Sulit untuk menjaga keseimbangan seperti musim lalu. Kami butuh keseimbangan. Saya kira Pedro dan Willian melakoni pertandingan yang fantastis,” tukas Conte.