Dalam Satu Malam, Conte Dicampakkan dan Disambut Bak Raja

Dalam Satu Malam, Conte Dicampakkan dan Disambut Bak Raja
Dalam Satu Malam, Conte Dicampakkan dan Disambut Bak Raja

Berita Bola, Perlakuan berbeda dirasakan pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte, usai negaranya dikalahkan Jerman di babak delapan besar Piala Eropa 2016, dini hari tadi.

Gli Azzurri gagal melaju ke babak berikutnya karena kalah dalam drama adu penalti dengan skor 6-5, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal dan perpanjangan waktu.

Pasca kekalahan itu, Conte merasa tak ada satu orang pun yang memberinya dukungan moral. Mantan pelatih Juventus tersebut merasa semua orang memusuhinya, seperti yang dia katakan kepada Panduan Judi Online.

“Tak ada seorang pun yang menemani saya, baik itu media atau siapa pun. Saya seperti musuh semua orang, dan saya harus melawan mereka. Saya terus berjuang demi kebaikan timnas Italia, bukan untuk diri sendiri,” katanya.

“Saya ingin berkata jujur. Saya merasa tidak pernah mendapat dukungan. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio terus membantu saya. Tapi, dia tidak bisa berbuat lebih dari itu. Sangat disayangkan kami tidak bisa menciptakan keluarga ideal,” ujar Conte.

Bila Conte merasa dimusuhi oleh orang-orang yang seharusnya selalu ada di sisinya, beda cerita dengan perlakuan yang didapat Conte dari fans Chelsea yang sudah menunggu kedatangannya di Stamford Bridge.

Lewat Twitter, fans The Blues memberikan sambutan hangat kepada Conte. Bahkan tak hanya penggemar Chelsea, eks pemain Liverpool, Jamie Carragher pun ikut menyambut Conte dengan hangat

Meski hanya sebatas tulisan, setidaknya Conte bisa melihat perbedaan yang sangat besar, antara apa yang diberikan Italia, dan klub di mana dia akan melanjutkan karier manajerial, Chelsea.