Ditawar Spartak Moskow 23 Juta Euro, M’Baye Niang Tetap Katakan Tidak

Berita Bola, Ditawar Spartak Moskow 23 Juta Euro, M’Baye Niang Tetap Katakan Tidak

Nasib masa depan winger kepunyaan AC Milan, M’Baye Niang, hingga saat ini masih belum menemui titik terang. Pasalnya, Niang yang namanya sudah masuk dalam daftar jual Milan, tetap ngotot tak ingin angkat kaki dari klubnya saat ini.

Pelatih Milan, Vincenzo Montella, sebelumnya telah menjelaskan bahwa dirinya tak terlalu membutuhkan sosok Niang dalam timnya. Pelatih asal Italia itu mengakui bahwa Niang memiliki talenta, tetapi sayang bakat winger berkebangsaan Prancis itu tak kunjung mencuat sepanjang dirinya membela Milan selama ini.

{ Baca juga : ” Barcelona Tuntut Ganti Rugi ke Neymar ” }

Apalagi dengan hadirnya banyak pemain yang direkrut Milan pada bursa transfer musim panas 2017, maka peran Niang di Milan pun semakin tergeser. Bahkan para Milanisti pun mendukung Niang untuk segera angkat kaki dari San Siro.

Pada awal-awal bursa transfer musim panas ini dibuka, Niang sebenarnya sudah mendapat tawaran dari Everton. Kendati demikian, tawaran tersebut nyatanya ditolak oleh sang pemain karena masih ingin berada di Milan.

Manajemen Milan pun mencoba menghargai keputusan pemainnya itu karena Niang memang masih terikat kontrak dengan Milan hingga 30 Juni 2019. Namun demikian, manajemen nyatanya masih berusaha mencarikan klub yang tepat untuk Niang karena tahu si pemain tak masuk dalam rencana Montella.

Menurut berita yang dikabarkan oleh Panduan Bermain Judi, pada Rabu (23/8/2017), klub asal Rusia, Spartak Moskow, memiliki ketertarikan dengan Niang dan rela menebus sang pemain dengan mahar 23 juta. Angka itu jelas langsung disepakati oleh Milan, lantaran klub berjuluk Rossoneri itu sebenarnya membanderol Niang hanya 17 juta euro saja.

Tidak hanya itu, Spartak Moskow bahkan menawarkan Niang gaji 3 juta euro per tahunnya. Jumlah itu lebih besar dua kali lipat dari apa yang diterima Niang saat ini di Milan. Namun demikian, nyatanya si pemain tak bergeming dan tetap bersikukuh ingin berada di Milan