Drama Transfer Balde Tak Kunjung Usai, Agen: Lazio Tak Miliki Rasa Hormat

kamus judi

Berita Bola, Drama Transfer Balde Tak Kunjung Usai, Agen: Lazio Tak Miliki Rasa Hormat

Bintang muda Lazio, Keita Diao Balde, merupakan nama yang cukup sering diperbincangkan pada bursa transfer musim panas 2017. Penampilan gemilang yang ditunjukkan oleh Balde musim lalu, membuat sejumlah klub besar berhasrat merekrutnya.

Sebut saja nama-nama seperti AC Milan, Juventus, dan Inter Milan, yang berbondong-bondong mengajukan tawaran kepada winger berusia 22 tahun itu. Kendati demikian, hingga saat ini nyatanya Lazio masih belum melepas Balde.

Permasalahannya terletak pada sudut pandang berbeda yang dimiliki oleh Balde dan Lazio. Presiden Lazio, Claudio Lotito, menginginkan agar Balde dijual dengan harga yang cukup tinggi. Sedangkan Balde, ia hanya ingin hengkang ke klub jawara Liga Italia musim lalu, Juventus.

[Baca Juga -“Sudah Raih 2 Trofi Bergengsi, Zidane Masih Ingin Tingkatkan Kualitas Madrid“]

Perselisihan hadir ketika klub pujaan hati Balde, yaitu Juve, tak kunjung memberikan penawaran sesuai dengan jumlah yang diminta Lotito. Alhasil, Lazio pun enggan melepasnya. Sedangkan untuk tawaran yang memenuhi permintaan sang presiden, seperti tawaran yang diberikan oleh Milan, giliran sang pemain yang tak ingin menandatangani kontrak di Milan.

Menanggapi permasalahan tersebut, agen dari Balde, Roberto Calenda, mengungkapkan bahwa Lazio tak memiliki rasa hormat terhadap kliennya, lantaran tak mau menuruti keinginan si pemain. Pasalnya, ia menilai Balde hanya ingin bermain di klub yang memiliki prospek bagus dan masa depan cerah untuknya, sedangkan Lazio tak memilikinya.

“Keita jengkel atas serangkaian perilaku dari klub. Keita datang ke Lazio ketika masih kecil. Dia bisa mendapatkan rasa hormat di dunia sepakbola karena usahanya yang konstan dan kualitas sepakbolanya,” ucap Calenda, menukil dari Kamus Judi.

“Sekarang dia berusia 22 tahun, usia yang tepat bagi seorang pemain untuk mulai menuai hasil dari bakat dan kerja kerasnya. Meskipun pada hasilnya, Lazio menunjukkan bahwa mereka memercayainya, dan juga tidak punya proyek yang layak dia dapatkan,” tandas Calenda.