Kebijakan Transfer Arsenal Dipertanyakan

Berita Bola

Berita BolaKebijakan Transfer Arsenal Dipertanyakan

Performa Arsenal yang tidak konsisten dinilai oleh mantan pemain mereka, Paul Mariner, sebagai buah dari kesalahan pihak manajemen. Menurutnya, manajemen Arsenal kerap membuat keputusan yang salah dalam perekrutan dan pelepasan pemain.

Pada bursa transfer musim dingin 2018, Arsenal dengan berani melepas Alexis Sanchez ke Manchester United untuk ditukar dengan Henrikh Mkhitaryan. Mariner tidak menyebut Mkhitaryan adalah pemain yang buruk. Akan tetapi, ia menyayangkan karena The Gunners melepas pemain terbaik mereka kala itu ke klub rival.

Alexis Sanchez

[ Baca Juga : Man City Berencana Perpanjang Kontrak Gundogan ]

Setelah kepergian Sanchez, Arsenal kemudian memberikan kontrak fantastis kepada Mesut Ozil. Kendati demikian, harus disayangkan karena sejak pembaruan kontrak itu, performa Ozil justru mengalami penurunan. Kini, Ozil memiliki gaji 350 ribu pounds atau sekira Rp6,33 miliar per pekan, namun dinilai Mariner tidak memberikan kontribusi apa pun.

Teranyar, Arsenal bakal melepas salah satu pemain penting mereka, Aaron Ramsey, secara gratis pada akhir musim 2018-2019. Mariner mengaku tidak mengerti mengapa manajemen The Gunners memiliki kebijakan transfer tersebut, yang dinilai olehnya justru merugikan tim.

Aaron Ramsey

“Saya heran mengapa Arsenal membiarkan Sanchez pergi. Sanchez, ketika saya dulu pergi ke Arsenal untuk menontonnya bermain, dia sangat fenomenal. Tetapi, mereka membiarkan Sanchez pergi, mereka membiarkan Ramsey pergi tanpa hasil apa pun! Apa yang sedang terjadi? Dan dengan Ozil, ada sesuatu yang terjadi dengan Ozil yang tidak kita ketahui,” jelas Mariner, mengutip dari KamusJudi.