Mourinho Tak Yakin Kehadiran Pemain Anyar Bakal Berikan Perubahan untuk Man United

Berita Bola, Mourinho Tak Yakin Kehadiran Pemain Anyar Bakal Berikan Perubahan untuk Man United

Aktivitas Manchester United di bursa transfer musim dingin 2018 memang masih adem ayem saja. Padahal para rival mereka di Liga Inggris sudah bergerak aktif untuk memboyong pemain anyar guna memperkuat skuad mereka masing-masing.

Contohnya, Chelsea mampu merekrut Ross Barkley dari Everton dengan nilai transfer yang mencapai 15 juta pounds atau sekira Rp275 miliar. Sementara Liverpool sukses mengamankan jasa Virgil van Dijk usai membayarkan uang senilai 79 juta euro atau sekira Rp1.2 triliun kepada Southampton.

Meski begitu Man United sendiri sebenarnya dikait-kaitkan dengan sejumlah nama di bursa transfer musim dingin 2018 macam duo bintang Arsenal, yakni Alexis Sanchez dan Mesut Ozil, serta winger Paris Saint-Germain (PSG), Lucas Moura.

Akan tetapi hingga kini sejumlah rumor tersebut belum terlihat bakal menjadi kenyataan. Manajer Man United, Jose Mourinho pun membeberkan alasan timnya tidak terlalu agresif di bursa transfer musim dingin 2018.

[ Baca Juga – Valverde Yakin Umtiti Bakal Bertahan di Barcelona ]

Pria asal Portugal itu beranggapan kehadiran pemain anyar takkan memberikan perubahan signifikan terhadap kans Man United dalam upaya mengejar ketertinggalan dari Manchester City di klasemen sementara Liga Inggris musim ini.

“Pada tahap ini, saya tidak berpikir ini tentang pasar transfer. Ada banyak tim yang sudah kuat di Liga Inggris, tidak seperti liga lain di mana sulit bagi tim-tim papan atas untuk kehilangan poin, dan ada sebuah perbedaan yang sangat penting di antara tim pertama dan kedua,” ucap Mourinho, seperti disadur dari Kamus Judi.

“Man City memiliki keunggulan yang sangat nyaman dan mereka bisa duduk di atasnya; ini adalah jenis keunggulan yang memberi banyak ketenangan dan menghilangkan tekanan dari orang yang berada di belakang Anda. Saya telah berada dalam situasi itu,” lanjut manajer manajer Chelsea itu.

“Saya tak berpikir tim-tim yang dekat dari posisi puncak berpikir bahwa mereka bisa menghabiskan uang pada bulan Januari ini untuk menutup celah itu. ini bukan tentang transfer, ini tentang terus menang, mendapatkan jumlah maksimum poin dari sisa pertandingan dan melihat apa yang terjadi,” imbuhnya.