Presiden Madrid Tak Percaya Bayern Beli James Rodriguez untuk Dijual Kembali

Berita Bola

Berita Bola,  Presiden Madrid Tak Percaya Bayern Beli James Rodriguez untuk Dijual Kembali

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, buka suara soal rencana pembelian James Rodriguez oleh Bayern Munich. Menurutnya, hal itu mungkin saja terjadi karena Bayern sendiri memiliki ketertarikan dengan James. Tetapi, Perez memastikan pembelian ini tidak akan dimanfaatkan oleh Bayern dengan menjualnya kembali.

Isu pembelian James oleh Bayern memang telah berembus kencang. Tim raksasa asal Jerman itu disebut-sebut terpikat dengan bakat James selama menjalani masa peminjaman di Bayern sehingga berencana mempermanenkannya pada bursa transfer musim panas 2019 ini.

Rencana Bayern sendiri kabarnya disambut positif oleh Madrid. Tetapi sayangnya, di tengah rumor tersebut terselip isu yang kurang menyenangkan. Bayern dikabarkan bakal mengambil keuntungan dari pembelian James. Mereka kabarnya bakal menjual kembali James setelah resmi membelinya dari Madrid. Sebab, sang pemain sendiri diketahui dilirik banyak tim.

James Rodriguez

[ Baca Juga : Juventus Tak Punya Niatan Lepas Dybala ]

Tetapi menurut Panduan Bermain Judi, Perez mengaku tak percaya dengan kabar tersebut. Sebab, Bayern sendiri telah memastikan bahwa rumor yang beredar hanyalah isu semata. Perez pun mempercayai penuh pernyataan yang dikeluarkan Bayern karena Madrid memiliki hubungan yang baik dengan mereka.

Karena itu, jika Bayern kembali mengajukan penawaran untuk James, Madrid berpeluang besar untuk melepasnya. Meski sebenarnya, sang pelatih, Zinedine Zidane, mencuatkan opsi pemulangan James ke Madrid demi memperkuat tim di musim depan.

James Rodriguez

“Belum ada keputusan (tentang James Rodriguez). Saya hanya tahu apa yang mereka katakan saat ini (di Bayern), bahwa mereka tidak akan melakukan bisnis dengan Rodriguez atas biaya pembelian di Madrid. Mereka adalah teman kami dan sepertinya akan jadi kabar baik bagi kami,” ujar Perez, sebagaimana dikutip dari Kamus Judi, Selasa (28/5/2019).