Takluk dari Liverpool, Pochettino Tetap Optimis Spurs Finis di 4 Besar

Berita Bola

Berita Bola, Takluk dari Liverpool, Pochettino Tetap Optimis Spurs Finis di 4 Besar

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, tetap optimis timnya bisa finis di posisi empat besar Liga Inggris 2018-2019. Ia pun memastikan Harry Kane dan kawan-kawan bakal berjuang keras di tujuh laga yang tersisa pada musim ini.

Pernyataan ini diutarakan Pochettino usah Spurs menelan pil pahit saat menghadapi Liverpool dalam laga pekan ke-32 Liga Inggris 2018-2019. Bermain di Anfield Stadium, Minggu 31 Maret 2019 malam WIB, Spurs harus takluk dengan skor tipis 1-2. Kekalahan ini pun terjadi lantaran kesalahan penggawa Spurs, Toby Aldeweireld. Ia menyarangkan bola ke gawang Hugo Lloris pada menit ke-90 yang akhirnya membuat Liverpool berhasil mengantongi tiga poin.

Laga Liverpool vs Tottenham Hotspur

Tentu saja, hasil ini membuat banyak pihak kecewa, termasuk Pochettino di kutip dari Kamus Judi. Tetapi, ia tak mau Spurs berlarut-larut dalam kekecewaan tersebut. Sebab, mereka harus segera bangkit demi membawa tim mencapai tujuan utama di akhir musim, yakni finis di empat besar.

[ Baca Juga : Tinggalkan Duo Madrid Jauh di Belakang, Busquets: Barcelona Harus Tetap Fokus ]

Pochettino percaya tujuan itu masih bisa tercapai lantaran Spurs masih menunjukkan penampilan yang apik sejauh ini. Setelah menelan kekalahan tersebut, Spurs pun masih bertengger di posisi ketiga pada klasemen sementara Liga Inggris 2018-2019 dengan torehan 61 poin.

Laga Liverpool vs Tottenham Hotspur

“Sekarang, kami memulai liga mini dengan tujuh pertandingan di depan, empat besar ada di tangan kami. Dengan semua keadaan yang terjadi musim ini, mereka lebih dari pahlawan. Kami perlu menjaga kepercayaan diri dan tentu saja kami akan berjuang untuk berada di Liga Champions,” ujar Pochettino, sebagaimana dikutip dari KamusJudi.

“Tapi, saya senang dengan semua orang. Penting untuk memahami keadaan tim, klub, tentu saja tidak ada alasan atau pembenaran. Tetapi, Anda tahu, yang paling penting adalah Anda mendominasi tim yang sedang membangun untuk menang liga dan Liga Champions,” tukasnya.