Barton Salahkan Klopp atas Penampilan Buruk Liverpool

Berita Bola, Barton Salahkan Klopp atas Penampilan Buruk Liverpool

Setelah tampil cukup menjanjikan pada dua laga pertama Liverpool di tahun 2018, klub berjuluk The Reds itu justru tampil melempem pada dua laga berikutnya. Pasalnya dalam dua pertandingan terakhirnya, skuad asuhan Jurgen Klopp itu mendera dua kekalahan.

Setelah dipermalukan Swansea 0-1 dalam lanjutan Liga Ingris 2017-2018, Liverpool pun didepak dari ajang Piala FA oleh West Bromwich Albion dengan skor 2-3. Lebih menyesakkan lagi kekalahan dari west Brom tersebut terjadi di kandang Liverpool sendiri, Anfield Stadium.

Menanggapi performa buruk Liverpool tersebut, mantan bintang Liga Inggris, Joey Barton, menilai bahwa kesalahan sebenarnya berada di tangan pelatih, yakni Jurgen Klopp. Barton menganggap Klopp sebagai pelatih yang miskin akan strategi. Jadi ketika satu rencana gagal, Klopp tidak beralih pada rencana atau strategi yang lain.

Selain itu, Barton juga menyoroti Klopp sebagai pelatih yang tidak mampu menempatkan para pemainnya dengan baik. Sebelum ini Klopp selalu mengeluhkan kalau timnya tidak memiliki pemain bertahan yang baik. Namun, begitu Virgil van Dijk didatangkan ke Liverpool pun nyatanya permasalahan pertahanan Liverpool yang buruk tetap takterselesaikan.

[ Baca Juga – Masa Depan Batshuayi Bersama Chelsea Masih Abu-Abu ]

Barton menilai bahwa kesalahan bukan pada diri Van Dijk, namun pada Klopp yang tidak mampu memaksimalkan para pemainnya, termasuk Van Dijk. Karena kesal dengan Klopp, eks gelandang Manchester City itu bahkan meminta sang pelatih Jerman untuk memeriksa pikirannya.

“Dia (Klopp) harus memeriksakan kepalanya. Dia tidak memiliki rencana B. Dia sangat keras kepala, jika rencana A tidak bekerja, dia malah melanjutkan dengan rencana A,” ucap Barton, seperti dilansir Kamus Judi.

“Bagi saya, Van Dijk adalah pemain yang bagus, namun jika Anda melihat pertahanannya pada hari Sabtu (melawan West Brom), dia terlihat berantakan. Anda dituduh bersalah karena asosiasi (Klopp). Anda bisa menaruh siapa pun di baris pertahanan itu, dan mereka akan kesulitan. Secara posisi, mereka berada di tempat yang salah,” lanjut Barton.